Indonesia Kita
Indonesia, inilah negeri yang menakjubkan. Sebuah negeri yang menawan dengan pesona keanekaragaman alam dan budaya, berpadu bersama masyarakatnya yang ramah.
Indonesia atau
Nusantara nama lainnya, merupakan kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau. Kepulauan Nusantara terbentuk dari
pegunungan yang membujur dari barat ke timur, dilewati Garis Khatulistiwa dan
terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta dikelilingi oleh
Samudera Hindia dan Samudera Pasifik sehingga menempatkannya dalam wilayah
strategis di dunia.
Dengan ribuan pulau
yang membentang sepanjang 5.120 km, wilayah Indonesia terdiri 30 % daratan sementara sisanya
70% adalah lautan. Pulau-pulau terkenal di Indonesia adalah Sumatera, Jawa,
Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Masing-masing pulau memiliki
keunikan budaya, adat-istiadat, kepercayaan, makanan, cerita sejarah, serta
keindahan bentangan alam yang mampu membuat siapa pun berdecak kagum.
Selain memiliki
populasi besar dan wilayah yang padat, Indonesia memiliki wilayah alam yang
mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia. Bayangkan keragaman
dan kekayaan budaya yang dapat hidup berdampingan secara harmonis.
Ingin tahu lebih banyak tentang Indonesia? Ayo simak info berikut ini!
1.
Seni dan
Budaya
Di
pesisir kepulauan Indonesia banyak budaya kuno yang berakar, sementara
sepanjang sejarah selama berabad-abad hingga saat ini Indonesia telah
dipengaruhi oleh budaya India, Cina, Arab, hingga Eropa. Akhir-akhir ini budaya
populer global termasuk internet telah berpengaruh besar dalam cara hidup
masyarakatnya. Budaya asing dan tradisi, bagaimanapun diserap dan diasimilasi
oleh masyarakatnya yang menciptakan kreasi baru yang unik yang tidak dapat
ditemukan di tempat lain di dunia.
Pada
2 Oktober 2009, UNESCO mengakui Batik Indonesia sebagai benda Warisan
Budaya Dunia, mengikuti Keris Indonesia yang sudah diakui sebelumnya,
danWayang Kulit. Berikutnya Angklung menyusul diakui UNESCO pada tanggal 18 November
2010 sebagai warisan budaya dunia. Baru-baru ini Tari Saman asal Gayo Lues,
Aceh juga dikukuhkan dalam List of Intangible Cultural Heritage in Need of
Urgent Safeguarding UNESCO pada 24 November 2011.
![]() |
| Tari Saman |
Dalam
kerajinan kayu, perajin Bali memproduksi patung yang indah, seperti halnya suku
Asmat di Papua, baik tradisional maupun modern. Pengrajin di Jawa Tengah
menghasilkan perabotan ukir yang halus sedangkan pembuat kapal dari bugis
Sulawesi Selatan terus membangun kapal layar "Phinisi" yang
agung di laut Indonesia sampai hari ini.
Berbagai
jenis perbedaan budaya dan tradisi di seluruh negara ini juga dinyatakan dalam
acara yang banyak dan menarik, baik acara agama atau acara terkenal yang
diselenggarakan sepanjang tahun.
Anda
dapat melihat upacara agama Hindu Dharma yang meriah diadakan terus menerus di
Bali, Sekaten di Yogyakarta, Festival Tabot di Bengkulu. Sumatera, untuk
memperingati gugurnya cucu Nabi Muhammad, Hasan dan Husein. Upacara Waisak
agama Budha diadakan setiap tahun di sekitar Borobudur, festival Toa Peh Kong
Cina di Manado, Hari Raya kematian di Toraja,
Upacara Kasada yang diadakan setiap akhir tahun di Gunung
Bromo, Jawa Timur, untuk menenangkan jiwa nenek moyang dan para Dewa.
Lalu,
ada juga perayaan dalam bentuk perang suku di Lembah Wamena Papua, karapan
sapi di Madura yang diadakan sebagai ungkapan syukur setelah panen,
juga festival “nyale” di Lombok yaitu acara mencari cacing
laut pada bulan Februari, dan masih banyak lagi acara yang diselenggarakan di
seluruh pulau. Dan juga ada Nyepi yaitu hari besar umat Hindu di Bali merupakan hari
meditasi dimana semua lampu, api, suara, termasuk pesawat dan mobil
dilarang beroperasi dalam 24 jam.
Indonesia
juga kaya dengan pentas seni. Sendra Tari Ramayana yang indah digelar pada
musim kemarau di pelataran Candi Prambanan saat sinar bulan purnama. Tari-tarian
Indonesia sangat beragam, dramatis, dan menghibur. Mulai dari tari yang
bersinkronisasi yaitu tari saman dari Aceh sampai tarian yang gemulai dari
Jawa yang diiringi suara gamelan, atau tari perang
di Kalimantan, Papua, dan Sulawesi.
Indonesia
tidak melulu kebudayaan warisan leluhur. Saat ini, dalam bidang musik, di
ibukota Jakarta, Java Jazz Festival menjadi acara music jazz tahunan
bagi musisi jazz Indonesia dan mancanegara. Indonesia juga bangga memiliki
beberapa band ternama, penyanyi rock dan pop terbaik. Band seperti Nidji,
Ungu, Slank, dan penyanyi seperti Iwan Fals, Rossa, Anggun, Agnes Monica,
Krisdayanti, Ari Lasso, dan masih banyak lagi yang lainnya. Mereka tidak pernah
gagal membuat sensasi panggung bahkan telah menghibur penggemarnya hingga ke negara tetangga.
2.
Pemerintahan
Bentuk pemerintahan Indonesia adalah
republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat dan presiden yang dipilih langsung.
Ibukota negara ialah Jakarta. Saat ini, setelah enam dasawarsa kemerdekaan,
Indonesia telah menjadi negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.
Indonesia
menjalankan pemerintahan republik presidensial multipartai yang demokratis.
Seperti juga di negara-negara demokrasi lainnya, sistem politik di Indonesia
didasarkan pada Trias Politika yaitu kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif.
Kekuasaan
legislatif dipegang oleh sebuah lembaga bernama Majelis Permusyawaratan Rakyat
(MPR) yang terdiri dari dua badan yaitu DPR yang anggota-anggotanya terdiri
dari wakil-wakil Partai Politik dan DPD yang anggota-anggotanya mewakili
provinsi yang ada di Indonesia. Setiap daerah diwakili oleh 4 orang yang
dipilih langsung oleh rakyat di daerahnya masing-masing.
Majelis
Permusyawaratan Rakyat (MPR) adalah lembaga tertinggi negara. Namun setelah
amandemen ke-4 MPR bukanlah lembaga tertinggi lagi. Keanggotaan MPR berubah
setelah Amandemen UUD 1945 pada periode 1999-2004. Seluruh anggota MPR adalah
anggota DPR, ditambah dengan anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah). Anggota DPR dan
DPD dipilih melalui pemilu dan dilantik dalam masa jabatan lima tahun.
Lembaga
eksekutif berpusat pada presiden, wakil presiden, dan kabinet. Kabinet di
Indonesia adalah Kabinet Presidensial sehingga para menteri bertanggung jawab
kepada presiden dan tidak mewakili partai politik yang ada di parlemen.
Meskipun demikian, Presiden saat ini yakni Susilo Bambang Yudhoyono yang
diusung oleh Partai Demokrat juga menunjuk sejumlah pemimpin Partai Politik
untuk duduk di kabinetnya. Tujuannya untuk menjaga stabilitas pemerintahan
mengingat kuatnya posisi lembaga legislatif di Indonesia. Namun pos-pos penting
dan strategis umumnya diisi oleh Menteri tanpa portofolio partai (berasal dari
seseorang yang dianggap ahli dalam bidangnya).
Lembaga
Yudikatif sejak masa reformasi dan adanya amandemen UUD 1945 dijalankan oleh
Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, dan Mahkamah Konstitusi, termasuk pengaturan
administrasi para hakim. Meskipun demikian keberadaan Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia tetap dipertahankan.
3.
Pariwisata
Bila Anda berwisata di Indonesia, memang tidak
akan ada kata selesai karena memang banyak sekali pilihan cara berwisata di
sini.
Benda-benda
tradisional kerajinan tangan seperti kilau permata dari Martapura, emas di
Surabaya dan perak di Yogyakarta, menikmati musik trasisional dan kontemporer,
tarian eksotis dan penuh makna, kehidupan kosmopolitan yang serba modern di
kota besar sambil berbelanja berbagai produk berkelas dunia dari busana di
berbagai butik, hingga kerajinan. Bila Anda tertarik mengapa tidak sepuasnya
berbelanja barang-barang lokal yang dijual di pasar tradisional dan pinggir
jalan, tentunya Anda dapat mengeluarkan keahlian tawar-menawar.
Jangan
terlewat juga untuk berpetualang mencicipi aneka kuliner bercita rasa dari
lesehan di pinggir jalan hingga restoran ternama berkelas
internasional. Jangan lupa pula berbelanja sambil membawa pulang oleh-oleh
khas daerah. Anda juga dapat terpukau dengan 327 jenis takstil asli
Nusantara, seperti batik, songket, bordir, tenun ikat, dan banyak lainnya,
terbuat dari sutera ataupun katun dengan motif khas daerah tradisional dan
modern. Sangat banyak kerajinan tangan-tangan terampil yang dapat menjadi
oleh-oleh tepat dan berkesan untuk orang yang menanti cerita wisata Anda.
Bila
Anda berani mengapa tidak mulai bersiap-siap berpetualang wisata alam atau
wisata bahari selama seminggu yang sanggup memberi pengalaman pribadi yang
mengesankan. Bila Anda ingin melancong di pulau-pulau kecil di Nusantara
maka ini akan menjadi pengalaman yang mengasyikan. Bukan karena masih banyak
pulau yang belum terjelajahi, bahkan belum diberi nama tetapi juga Anda akan
kagum dengan pemandangan gunungnya, air terjun yang mengalir ke sungai-sungai,
kesejukan hutan tropis berpadu dengan laut terbentang, berselancar dalam ombak
bergelombang atau menyelam di kedalaman laut biru. Nah, bagaimana bila Anda
coba berenang dengan dugong, lumba-lumba, atau mantaray besar.
Indonesia
diberkahi alam yang indah dari sawah yang subur di Jawa dan terasering indah di
Bali dengan budayanya yang eksotik. Ada banyak hutan hujan tropis yang mewah di
Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, atau padang rumput luas seolah tanpa batas di savannah Nusa Tenggara.
Bagaimana juga bila Anda disediakan tempat untuk mendaki hingga ke puncak
gunung es abadi di Jaya Wijaya, Papua?
Laut
Indonesia menyimpan kekayaan laur biasa. Diperkirakan, luas terumbu karang di
dunia mencapai 284,300 kilometer persegi. Indonesia mempunyai sekitar 18%
terumbu karang dunia, dengan keanekaragaman hayati tertinggi lebih dari 2500
jenis ikan, 590 jenis karang batu, 2500 jenis Moluska, dan 1500 jenis
udang-udangan. Di bawah laut para ilmuwan menemukan ikan coelacanth prasejarah
di Sulawesi Utara. Di sini terdapat ratusan spesies ikan dan koral yang
menakjubkan. Di Sumatera ditemukan ikan Paedocypris
progeneticaini yang berukuran hanya sebesar nyamuk dengan panjang 7,9 mm,
ada juga Python reticulata di Sulawesi yang mempunyai panjang 10
meter.
Beraneka
jenis flora dan fauna darat hidup di Indonesia mulai dari komodo raksasa dari
masa prasejarah sebagai spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau
Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Indonesia
menjadi negara yang memiliki spesies hiu terbanyak di dunia dengan jumlah 150
spesies hiu, salah satunya hiu tutul. Ada juga orang utan di Kalimantan, badak
bercula satu di jawa, anoa di Sulawesi, kerbau kerdil, burung kakatua yang
berjambul indah, juga ada burung cenderawasih di Papua yang seolah
menceminkan daya tarik pulau yang belum terjamah.
Jangan
lupakan, Indonesia juga merupakan habitat Rafflesia arnoldi, bunga terbesar di
dunia yang hidup di Bengkulu. Indonesia memiliki biodiversity anggrek terbesar
di dunia dengan 6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar yaitu anggrek
macan (Grammatophyllum
speciosum) sampai yang terkecil seperti Taeniophyllum yang tidak
berdaun, termasuk anggrek hitam langka dan hanya terdapat di kalimantan dan
Papua. Indonesia juga memiliki berbagai jenis rempah-rempah, kayu beraroma dan
beragam buah-buahan.
4.
Kependudukan
Tinggal di lebih dari 17.00 pulau yang terbentang dari
Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan agama
yang berbeda. Indonesia memiliki populasi lebih dari 235 juta jiwa atau
terpadat keempat di dunia.
Terdiri kurang lebih 350 etnis suku dengan 483 bahasa dan
budaya. Setelah kemerdekaan 1945, pembauran dan pernikahan yang
berbeda suku budaya telah menjadikan penduduknya memiliki keeratan yang
lebih luas.
Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar
keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun
secara resmi bukanlah negara Islam. Indonesia
juga terkenal karena jumlah masjidnya yang sangat banyak
dan penyumbang jemaah haji terbesar di dunia.
Mayoritas
peduduk Indonesia memang memeluk agama Islam, namun
di Bali agama Hindu lebih dominan. Di daerah lainnya
seperti Minahasa di Sulawesi Utara, dataran tinggi Toraja di Sulawesi Selatan,
pulau Nusa Tenggara, dan sebagian besar Papua, dataran tinggi Batak dan juga
Pulau Nias di Sumatra Utara, mayoritas penduduknya beragama Katholik dan
Protestan. Secara keseluruhan pada dasarnya masyarakat Indonesia sangat
religius.
Pancasila
sebagai dasar falsafah negara Indonesia membawa masyarakatnya untuk memiliki
sikap toleransi terhadap setiap penganut agama, adat dan tradisi. Hal itu
semakin diperkuat dengan semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" yang
berarti "Meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua".
Sumber: http://www.indonesia.travel/en










